BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Gambar
merupakan sebuah alat untuk menyatakan maksud terutama bagi orang-orang teknik.
Gambar teknik berfungsi sebagai (a)
penyampaian informasi, (b)
pengawetan dan penyimpanan, (c) penuangan
gagasan dan pengembangan. Standar gambar teknik merupakan suatu
keseragaman yang telah disepakati bersama dengan tujuan untuk menghindari salah
pengertian dalam komunikasi teknik.
Seorang arsitek profesional hendaknya memiliki peralatan kerja yang
memadai. Hal tersebut bertujuan agar seorang
arsitek menghasilkan karya berkualitas berupa produk perencanaan dan produk
pengawasan. Peralatan yang dibutuhkan tersebut dapat dibagi atas beberapa
kategori, antara lain meja gambar (drafting mechine) digunakan untuk
menggambar perencanaan, komputer/laptop digunakan
untuk menggambar perencanaan, scanner,
pena gambar dan pensil mekanik. Masih ada
beberapa peralatan lain yang juga menjadi bagian dari peralatan kerja arsitek
meskipun tidak terlalu krusial seperti proyektor,
alat dan bahan pembuatan maket yang dapat dipenuhi
sewaktu-waktu. Bagi yang baru mulai
bekerja sebagai arsitek akan bijaksana jika memilih item yang dianggap paling penting saja dari setiap kategori di atas sebagai contoh, peralatan gambar dapat dipilih
komputer atau drafting mechine agar
tidak memberatkan keuangan. Disamping peralatan
kerja, masih membutuhkan dana operasional kerja untuk menggerakkan kegiatan
survei, pembuatan identitas usaha (kartu nama dan personal profile) untuk menjamu calon klien.
Peralatan
yang lengkap belum tentu dapat terampil menggambar, kalau tanpa latihan. Dengan
peralatan sederhana pun, jika penggunaan peralatan gambar dilaksanakan dengan
baik, konsekuen dan disiplin, akan membantu dalam keberhasilan menggambar.
Kemajuan teknologi memudahkan para arsitek
untuk menggambar dan merencana. Saat ini komputer banyak digunakan untuk
menggambar dengan software
standar yang disebut Autocad. Dengan software ini, gambar dibuat lebih presisi karena kebutuhan gambar di lapangan (saat pelaksanaan pekerjaan) adalah gambar 2D. Namun, untuk
kebutuhan presentasi kepada klien, biasanya arsitek menambahkan jenis software lain yang bisa mendukung gambar
pemodelan 3D seperti 3dmax di komputernya. Selain itu,
juga menggunakan software lain seperti, Microsoft Excel untuk menghitung
rencana anggaran biaya, Corel Draw, Photoshop, Staad Pro.
1.2 Rumusan Masalah
a. Apa hakikat dari peralatan dan perlengkapan
gambar ?
b. Apa saja ragam peralatan dan perlengkapan
gambar?
c. Bagaimana cara penggunaan peralatan dan
perlengkapan gambar dengan baik?
d. Bagaimana cara merawat peralatan dan
perlengkapan gambar?
1.3 Tujuan
a. Untuk mengetahui hakikat
dari peralatan dan perlengkapan gambar
b. Untuk mengetahui ragam
peralatan dan perlengkapan gambar
c. Untuk mengetahui cara
penggunaan peralatan dan perlengkapan gambar
dengan baik
d. Untuk mengetahui cara
merawat peralatan dan perlengkapan gambar
BAB II
PEMBAHASAN
Berdasarkan
masalah yang telah dirumuskan pada bab I, pembahasan pada bab ini akan
menguraikan tentang (1) hakikat peralatan dan
perlengkapan gambar (2) ragam
peralatan dan perlengkapan gambar (3) penggunaan
peralatan dan perlengkapan gambar dengan baik
(4) cara
merawat peralatan dan perlengkapan gambar. Masalah-masalah tersebut akan
dibahas sebagai berikut.
2.1 Hakikat Peralatan dan Perlengkapan Gambar
Peralatan dan perlengkapan gambar merupakan
benda-benda yang digunakan untuk menggambar atau mendesain. Dalam dunia teknik
sipil, peralatan dan perlengkapan gambar digunakan untuk menggambar, mendesain
atau merencana bangunan. Setiap alat memiliki
fungsi masing-masing. Ada yang berfungsi untuk menggambar obyek sesuai
yang diinginkan, kemudian ada pula yang
berfungsi sebagai alat bantu untuk meluruskan setiap garis-garis. Selain itu,
juga ada yang berfungsi untuk membuat bidang diagonal seperti, lingkaran dan
poligon. Karena ini peralatan dan perlengkapan gambar teknik, untuk membuat
hurufpun ada alatnya sendiri. Pada era saat ini menggambar tidak hanya dengan
manual. Namun pesatnya kemajuan teknologi menggambar bisa diganti dengan alat
yang modern dan praktis, yaitu dengan komputer menggunakan software Autocad. Alat manual seperti, pensil, penggaris, penghapus,
jangka, busur yang hanya bisa untuk tampilan obyek 2 dimensi dikertas dan rawan
kotor. Sedangkan Autocad memiliki fasilitas lengkap, fleksibel dan lebih
presisi, serta bebas dari kotor akibat terkena keringat.
2.2 Ragam Peralatan dan Perlengkapan Gambar
Menurut
Suparno dalam bukunya yang berjudul Teknik Bahan Bangunan (2008) mengemukakan
bahwa ragam peralatan gambar terdiri komputer, sedangkan ragam perlengkapan
gambar hanya menggunakan perlengkapan gambar manual, ketiga ragam tersebut akan
dicantumkan sebagai berikut :
Yang
termasuk peralatan gambar manual antara lain:
1.
pensil gambar
a)
Berdasarkan bentuk, pensil gambar dibagi
menjadi 2, antara lain:
1. pensil batang
2. pensil mekanik
b)
Berdasarkan kekerasan pensil gambar dibagi menjadi3,yaitu
1.
pensil lunak
2.
pensil sedang
3. pensil keras
2.
jangka
Berdasarkan
penggunaannya, jangka dibagi atas:
a) Jangka besar
b)Jangka menengah
c) Jangka kecil
3. Rapido
4 Penggaris
Penggaris dibagi 2, antara lain:
a) penggaris T
b)
penggaris segitiga
5.
Mal
Macam-macam
mal antara lain:
a) Mal Huruf
b) Mal Lengkung
c) Mal Bentuk
6. Busur derajat
7. Penghapus
8. Pen tarik
9. Mesin gambar
Peralatan gambar dalam
komputer, antara lain
a) AutoCAD
b) Staad Pro
c) Corel Draw
d) 3D Max
e) Photoshop
f) Paint
A. Peralatan dan Perlengkapan Gambar Manual
Menurut Suparno dalam bukunya yang
berjudul Teknik Bahan Bangunan (2008) mengemukakan bahwa peralatan gambar
sekurang-kurangnya terdiri atas (a) pensil, (b) jangka, (c) rapido, (d)
penggaris, (e) mal, (f) busur derajat, (g) penghapus (h) pen tarik, (i) mesin
gambar, kesepuluh peralatan gambar tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Pensil Gambar
Pensil adalah alat gambar yang paling banyak dipakai
untuk latihan mengambar atau menggambar gambar teknik dasar, pensil gambar dapat
dibedakan berdasarkan (a) bentuknya dan (b) kekerasannya, kedua kategori pensil
tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Pensil Gambar Berdasarkan Bentuk
1) Pensil Batang
Pada pensil ini, antara isi dan batangnya menyatu.
Untuk menggunakan pensil ini harus diraut terlebih dahulu. Habisnya isi pensil
bersamaan dengan habisnya batang pensil.

2) Pensil mekanik
Pensil mekanik, antara batang dan isi pensil terpisah.
Jika isi pensil habis dapat diisi ulang. Batang pensil tetap tidak bisa habis.
Pensil mekanik memiliki ukuran berdasarkan diameter mata pensil, misalnya 0,3
mm, 0,5 mm, dan 1,0 mm.

Gambar Pensil mekanik
b) Pensil Gambar Berdasarkan Kekerasan
Berdasarkan kekerasannya pensil gambar dibagi menjadi
pensil keras, sedang, dan lunak.
Tabel. Pensil Berdasarkan Kekerasannya

Untuk
mendapatkan garis dengan ketebalan yang merata dari ujung ke ujung, maka
kedudukan pensil sewaktu menarik garis harus dimiringkan 60° dan selama menarik
garis, pensil sambil diputar dengan telunjuk dan ibu jari.
2. Jangka
Jangka
merupakan peralatan yang sangat dibutuhkan oleh juru gambar. Jangka yang
digunakan sebaiknya dapat diganti-ganti dan dapat dipanjangkan untuk menjangka
dengan pensil, rapidograph, atau drawing pen. Konstruksi dari jangka pada dasarnya terdiri dari
beberapa bagian yang disambungkan satu sama lain dengan engsel. Konstruksi
jangka dapat dilihat dari gambar di samping ini. Dari
konstruksi jangka di atas, bagian kepala jangka harus dikarter supaya pada saat
jangka diputar tidak sukar dan licin. Bagian dari
kaki jangka harus terjepit tetapi tetap masih bisa digerakkan. Jarum jangka yang
terletak pada bagian ujung jangka mempunyai dua
ujung yang tajam. Dimana
pada bagian ujung yang satu
mempunyai titik yang kecil dan dada. Untuk
mencegah kerusakan kertas
gambar pada saat membuat lingkaran,maka sebaiknya
menggunakan ujung jangka yang kecil. Jangka
digunakan untuk membuat
lingkaran atau busur lingkaran.
Berdasarkan penggunaannya jangka terdiri atas
(a) jangka besar, (b) jangka
menengah,
dan (c) jangka kecil, ketiga kategori tersebut dapat dijelaskan sebagai
berikut:
a) Jangka besar, digunakan untuk menggambar lingkaran dengan diameter
100 mm sampai 200 mm
b) Jangka
menengah, digunakan
untuk menggambar lingkaran dengandiameter 20 mm sampai 100 mm
c) Jangka kecil, digunakan untuk menggambar lingkaran dengan diameter 5 mm
sampai 30 mm. Untuk membuat lingkaran dengan diameter 500 mm dapat digunakan penyambung
atau jangka batang. Sedangkan untuk membuat lingkaran dengan jari-jari yang
kecil dapat digunakan jangka orleon dan jangka pegas. Pada jangka orleon, besar
kecilnya lingkaran yang akan dibuat dapatdiatur dengan menyetel sekrup setelan.
Jangka orleon pada dasarnya terdiri dari sebuah jarum dan salah satu kaki yang
dapat diputar.
![]() |
3. Kertas
Gambar
Kertas gambar dapat dibedakan berdasarkan (a) jenis
kertas, dan (b) ukuran kertas, kedua kategori kertas gambar tersebut dapat
dijelaskan sebagai berikut:
a) Jenis Kertas
Berdasarkan jenis kertasnya, kertas gambar yang dapat
digunakan untuk menggambar teknik adalah:
1) Kertas
Padalarang
2) Kertas
manila
3) Kertas
Strimin
4) Kertas
roti
e) Kertas
Kalkir
b) Ukuran Kertas
Ukuran gambar teknik sudah ditentukan berdasarkan standar.
Ukuran pokok kertas gambar adalah A0.
Ukuran A0
adalah 1 m2 dengan perbandingan 2 : 1 untuk panjang : lebar.
Ukuran A1
diperoleh dengan membagi dua ukuran panjang A0.
Ukuran A2
diperoleh dengan membagi dua ukuran panjang A1, demikian seterusnya.
Tabel Kertas Gambar Berdasarkan Ukuran
|
|||
Seri
|
Ukuran
Kertas
|
Ukuran
Garis Tepi
|
|
Kiri
|
Kanan
|
||
A0
|
1.189 x
841
|
20
|
10
|
A1
|
841 x 594
|
20
|
10
|
A2
|
594 x 420
|
20
|
10
|
A3
|
420 x 297
|
20
|
20
|
A4
|
297 x 210
|
15
|
5
|
A5
|
210 x 148
|
15
|
5
|
4. Rapido
Rapido mempunyai ukuran yang
bermacam-macam mulai dari 0,1 mm sampai dengan 2 mm, hati-hati menggunakan rapido karena jika terjatuh maka akan mengakibatkan mata rapido patah.
5. Penggaris
Penggaris dapat dibedakan berdasarkan bentuknya,
kategori penggaris tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

Gambar Penggaris
T dan sepasang penggaris segitiga
a) Penggaris-T
Penggaris T
terdiri dari dua bagian, bagian mistar panjang dan bagian kepala berupa mistar
pendek tanpa ukuran yang bertemu membentuk sudut 90°.
b) Penggaris Segitiga
Penggaris
segitiga terdiri dari satu penggaris segitiga bersudut 45°, 90°, 45° dan satu
buah penggaris bersudut 30°, 90° dan 60°. Sepasang penggaris segitiga ini
digunakan untuk membuat garis-garis sejajar, sudut-sudut istimewa, dan garis
yang saling tegak lurus.
6.
Mal
Mal
terdiri atas (a) mal huruf, (b) mal bentuk dan (c) mal huruf, ketiga macam
tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Mal Huruf
Sablon
huruf dan angka adalah sebuah alat gambar yang digunakan untuk menggambar huruf
dan angka, agar diperoleh tulisan yang rapi dan seragam dan mengikuti standar
ISO.
b) Mal Lengkung
Mal lengkung digunakan untuk membuat garis lengkung
yang tidak dapat dibuat dengan jangka. Dalam satu set mal lengkung ada 3 jenis
mal.

c) Mal Bentuk
Untuk membuat gambar geometri dan simbol-simbol
tertentu dengan cepat digunakan mal bentuk.

Gambar Mal bentuk geometri
7.
Busur derajat
Busur
derajat adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur dan membagi sudut.

8. Penghapus dan pelindung penghapus
Peghapus
dapat dibedakan berdasarkan strutuknya, yaitu penghapus lunak dan penghapus
keras. Penghapus lunak untuk menghapus gambar dari pensil dan penghapus keras
untuk menghapus gambar dari tinta. Agar gambar yang akan dihapus tepat dan
tidak menghilangkan gambar yang lain, maka digunakan plat pelindung penghapus.
9. Meja
gambar
Meja gambar adalah meja yang digunakan sebagai alas
menggambar. Meja gambar terdiri dari rangka meja gambar dan daun meja gambar.
Tidak seperti meja biasa, meja gambar dapat diubah-ubah ketinggian dan kemiringan
daun mejanya. Bahan daun meja ada bermacam-macam, yaitu daun meja dari papan
nonmagnetik, papan berlapis magnet, dan kaca rayben.

Gambar Meja gambar
10. Mesin gambar
Mesin gambar
adalah mesin manual yang digunakan untuk memudahkan menggambar. Mesin gambar
dapat menggantikan beberapa fungsi alat gambar lainnya seperti busur derajat,
sepasang penggaris segitiga, dan mistar-T. Berdasarkan bentuknya ada dua jenis
mesin gambar, yaitu mesin gambar rol dan mesin gambar lengan.
Mesin gambar lengan
![]() |
Gambar Mesin gambar rol

B. Peralatan dan Perlengkapan Gambar dengan Komputer
Menurut Sivan dalam bukunya yang
berjudul Teknik Sipil (2012) mengemukakan bahwa peralatan gambar dengan
komputer sekurang-kurangnya terdiri atas (a) autocad, (b) Staad Pro, (c) Corel Draw, (d) 3D Max,
(e) Photoshop, dan (f) Paint, keenam peralatan gambar tersebut dapat dijelaskan
sebagai berikut:
1. Autocad
AutoCAD adalah perangkat
lunak komputer CAD
untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk
AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan
di dunia.
![]() |
|||
![]() |
|||
2. 3D Max
3D Studio Max (kadangkala
disebut 3ds Max atau hanya MAX) adalah sebuah perangkat
lunak grafik vektor
3-dimensi dan animasi,
ditulis oleh Autodesk Media & Entertainment (dulunya dikenal sebagai
Discreet and Kinetix. Perangkat lunak ini dikembangkan dari pendahulunya 3D Studio fo DOS, tetapi
untuk platform Win32. Kinetix kemudian bergabung
dengan akuisisi terakhir Autodesk, Discreet Logic. Versi
terbaru 3Ds Max pada Juli 2005 adalah 7. 3Ds Max Autodesk 8 diperkirakan akan tersedia
pada akhir tahun. Hal ini telah diumumkan oleh Discreet di Siggraph 2005.
![]() |
3. Staad Pro
STAAD (Structural Analysis And Design) merupakan sebuah sofware yang diperuntukkan untuk melakukan analisis dan
desain struktur dengan cepat dan akurat. Dengan STAAD 2004, anda dapat memodel
struktur dengan lebih mudah serta melihat hasil analisis dan desain dengan
lebih baik. Salah satu keunggulan dari STAAD PRO adalah kemampuannya untuk
mendesain dan mengoptimasi profil baja. Selain itu, software ini juga mampu
mendesain dan menampilkan penempatan tulangan pada suatu elemen struktur beton.
4. Photoshop
Photoshop adalah software yang digunakan untuk memodifikasi
gambar atau foto
secara profesional baik meliputi modifikasi obyek yang sederhana maupun yang
sulit sekalipun. Photoshop merupakan salah satu
software yang berguna untuk mengolah
gambar berbasis bitmap, yang mempunyai tool dan efek yang lengkap sehingga dapat menghasilkan gambar atau foto yang
berkwalitas tinggi (jika ingin lebih jauh
mengetahui tentang gambar berbasis bitmap silakan download dokumennya disini).
Kelengkapan fitur yang ada di dalam
Photoshop inilah yang akhirnya membuat software ini banyak digunakan oleh desainer grafis profesional. Dan
mungkin juga sampai saat ini masih
belum ada software desain grafis lain yang bisa menyamai kelengkapan fitur dalam Photoshop.

5. Corel
Draw
Corel
Draw adalah sebuah program komputer yang melakukan editing pada garis vektor.
Program ini dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan software yang berkantor pusat
di Ottawa, Kanada. Corel draw memiliki kegunaan untuk mengolah gambar, oleh
karena itu banyak digunakan pada pekerjaan dalam bidang publikasi atau
percetakan ataupun pekerjaan di bidang lain yang membutuhkan proses visualisasi.

6. Paint
Paint
merupakan fasilitas pengolahan gambar yang tersedia pada grup accessories
windows, paint menyediakan sarana menggambar, seperti membuat garis lurus,
melengkung, lingkaran, lingkaran, memberi warna, dan pengeditan teks, serta
proses pencetakannya, paint sebagai paintbrush adalah program grapich painting
sederhana yang terintegrasi dengan hamper seluruh versi Microsoft Windows, program
ini dapat membuka dan menyimpan gambar dalam berbagai format, yaitu BMP, JPEG,
GIF, PNG, dan TIFF.
2.3 Penggunaan Peralatan dan Perlengkapan Gambar dengan Baik
Menurut Suparno dalam bukunya yang
berjudul Teknik Bahan Bangunan (2008) mengemukakan bahwa kegunaan peralatan dan perlengkapan dapat
dijelaskan sebagai berikut:
a. Pensil Gambar
1. Untuk menarik garis yang panjang
dengan tebal yang sama ( konstan) sebaiknya pensil dibuat pipih ( baji), jadi
jangan runcing/konis
2.
Supaya hasil dari garis yang dibuat dengan pensil tersebut baik, maka pensil
terhadap mistar harus mempunyai sudut 90 derajat, sedang kecondongan dari arah
gerakannya bersudut antara 80-90 derajat.
b.
Pena Tarik
1. Kedudukan waktu
menggaris tegak lurus keatas gambar.
2. Tinta harus didisi
secukupnya, bila terlalu banyak/ sedikit akan menghasilkan garis yang tidak
merata tebalnya.
3. Pengisian tinta pada
ujungnya tidak boleh sampai menempel dibagian luar, sehingga tinta akan
menempel pada mistar gambar yang akan menyebabkan turun ke kertas gambar.
4. Bila sudah diisi tinta
secukupnya , harus secepatknya digunakan, bila tidak digunakan untuk waktu lama
akan mongering dan harus dibersihkan lagi.
c.
Jangka
1. Dengan alat penyambung ( memperpanjang kaki jangka)
dapat dihasilkan lingkaran dengan jari-jari 250 mm. Jika diinginkan lingkaran
dengan jari-jari yang lebih besar maka dipakai jangka batang.
2. Dalam menggunakan
jangka harus diusahakan agar supaya kedua kakinya tegak lurus pada kertas
gambar dan tahanlah dengan tekanan dan putaran yang konstan untuk dapat
menghasilkan tebal garis yang sama
d.
Penggaris/ mistar gambar
1. menekankan landasannya
pada tepi kiri papan gambar dan menggesernya ke atas dan ke bawah.
2. Untuk menarik garis
dengan pensil/ tinta dipakai permukaan penggaris yang condong bukan yang tebal
3. Untuk memeriksa
kelurusan dari penggaris ini diperlukan penggaris T yang sudah diperiksa
kelurusannya, kemudian permukaan yang dipakai untuk menggaris dari kedua
penggaris T itu dipertemukaan di atas papan gambar, bila berimpit betul-betul
dan tidak ada yang renggang berarti T itu lurus.
e.
Segitiga Siku-Siku
Untuk
menarik garis lurus menggunakan segitiga siku-siku agar garisnya dapat lurus,
maka gunakan kedua garis tersebut, satu penggaris digunakan untuk menggaris dan
penggaris yang lainnya digunakan sebagai tatakan.
f.
Kertas Gambar
Untuk
gambar tata letak ( perencanaan awal) biasanya dipakai kertas gambar putih yang
permukaannya tidak berbulu atau kasar dan menggunakan pinsil. Sedangkan untuk
gambar kerja yang biasanya dibutuhkan lebih dari satu untuk diperbanyak
biasanya menggunakan kertas kalkir.
g.
Meja Gambar
Supaya
mudah untuk menggambar, sebaiknya permukaan meja gambar halus dan ditata
miring, tinggi meja gambar sejajar dengan dada kita, agar nyaman digunakan
2.4 Cara merawat peralatan dan perlengkapan gambar
Menurut seoparno dalam
bukunya yang berjudul Teknik Bahan Bangunan (2008) mengemukakan bahwa cara merawat peralatan dan
perlengkapan gambar
dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Meja Gambar
1) Papan
meja gambar selalu dalam keadaan bersih
2) Kemiringan
papan meja gambar tidak terlau curam
3) Mesin
gambar dalam keadaan terkunci, sebelum dan sesudah menggabar
4) Posisi
meja gambar selalu sejajar kedepan/belakang dan
samping kanan/kiri
b. Pensil
1) Pensil
selalu dalam keadan runcing
2) Memiliki
tempat pensil, supaya pensil tidak udah
patah
3) Pensil
yang tidak di pakai, simpan di tempatnya sewaktu melaksanakan
kegiatan
4) Untuk
meruncingkan pensil pakai cutter/ampelas, jauh dari kertas gambar yang sedang
dipakai
c. Penghapus
1) Penghapus selalu dalam keadaan
bersih
2) Penghapus tidak dipotong-potong,
supaya terpakai lama
3) Setelah dipakai simpan ditematnya
kembali
d. Jangka
1) Jangka harus memiliki tempat
khusus
2) Hati-hati dengan jarum jangka,
agar tidak mudah patah
3) Hati-hati dalam mengganti mata
pinsil untuk jangka,
Supaya pengunci mata jangkanya tidak mudah rusak.
4) Hati-hati memperbesar/memperkecil
kaki jangka untuk
mengatur diameter lingkran, supaya
tidak mudah
longgar mur baudnya
e. Pen Tarik
Alat ini digunakan untuk menarik
garis dengan memakai tinta cina (bak).
1) Ujung trek pen dapat diatur dengan sekrup,
hati-hati
supaya tidak mudah slek skrupnya.
2) Kedudukan trek pen pada waktu menarik garis,
hati-hati
agar tidak tumpah tintanya.
3) sebaiknya miring sebesar 60° ke arah tarikan
garis.
4) Pengisian tinta pada trek pen sebaiknya jangan
melebihi
7 mm, agar tidak meluber
f. Sablon/mal
1) Setelah dipakai mal dibersihkan
kembai
2) Disimpan di tempatnya supaya
tidak mudah patah
3) Memaikai sablon hurup dan angka
harus sesuai dengan mata rapido yang digunakan
4) Untuk penggunaan mal lengkung
yang tidak teratur diharapkan menggunakan tiga titik pedoman agar hasil lengkungannya
sesuai dengan yang dimaksud.
g. Mistar Segitiga
Mistar segitiga digunakan untuk menarik garis tegak/ miring
atau pun sejajar, perhatian supaya tidak bergerigi sisi mistarnya . Bahan yang
digunakan kebanyakan mika transparan, jaga agar mistar tidak mudah patah.
Biasanya digunakan sepasang segitiga yaitu segitiga sudut 45°–45° dan segitiga
sudut 60°–30°, pilih mistar yang sudut kemiringannya akurat/baik.
h. Rapido
Rapido mempunyai ukuran yang bermacam-macam mulai dari 0,1
mm sampai dengan 2 mm, hati-hati rapido jangan terjatuh karena akan
mengakibatkan mata rapido atas.
Bersihkan rapido apabila tidak
dipakai dalam jangka waktu yang lama supaya tinta tidak mengering dan mata
rapido tidak macet.
i. Cutter
Cutter mempunyai 2 ukuran, yang besar dan yang kecil.
Cutter digunakan untuk meruncingkan
pensil dan untuk memotong kertas.
Hati-hati menggunakan cutter agar
tidak dipaki sembarangan, supaya tidak melukai diri sendiri ataupun teman.
j. Pita Perekat
Pita perekat atau disebut juga cellulose tape, biasa dipakai
untuk menempel kertas gambar pada papan gambar, hati-hati melepaskan pita
perekat karena akan menyebabkan gambar sobek atau permukaan kertas menempel
pada pita perekat.
k. Mesin Gambar
Mesin gambar diperlukan perawatan yang baik, karena harganya
yang mahal dan suku cadangnya sukar didapat, sehingga perlu kehati-hatian dalam
menggunakannya.
l. Teken Haak
Teken haak digunakan juga untuk menarik garis lurus dalam
jarak yang panjang. Teken haak biasanya terbuat dari kayu atau mika. Simpan
dengan baik supanya teken haak terjaga keakuratan sudut 90°nya. Waktu
menggunakan teken haak, bagian kepala dari teken haak harus dirapatkan pada
sisi meja gambar yang dipegang dengan tangan kiri. Tetapi bagi yang kidal harus
mencari alternatif lain yaitu mencari mistar gambar khusus.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Peralatan merupakan alat-alat yang digunakan dalam proses
pengganmbaran seperti pensil, rapido, kertas, mistar, penghapus, mal/sablon,
pita perekat, meja gambar, mesin gambar, komputer. Perlengkapan meliputi skala,
ukuran, simbol-simbol, yang sifatnya melengkapi gambar.
Peralatan gambar dibagi menjadi dua, yaitu manual dan
dengan program komputer. Peralatan gambar manual diantaranya yang telah
disebutkan diatas. Sedangkan peralatan gambar dengan program komputer antara
lain, Autocad, Staad Pro, 3D Max, Corel Draw, Photoshop, dan Paint.
Cara menggunakan peralatan tersebut berbeda-beda, karena
masing-masing memiliki fungsi yang berbeda pula. Keterampilan mempengaruhi cara
penggunaan peralatan dengan baik dan benar. Berlatih dengan rajin dan
sungguh-sungguh untuk membiasakan diri dalam menggunakan peralatan tersebut.
Ketelitian dan keuletan juga mempengaruhi keterampilan atau kemampuan dalam
menggunakannya.
Menjaga keutuhan dan kebersihan peralatan gambar harus
diperhatikan agar peralatan gambar tidak rusak atau bahkan hilang. Karena
diantara peralatan tersebut ada yang harganya tidak murah. Sekali beli dipakai
untuk seterusnya, kecuali alat yang bisa habis dalam waktu tertentu, seperti
pensil raut.
3.2 Saran
Sebelum melakukan penggambaran manual, siapkan dahulu
peralatan yang dibutuhkan dalam tujuan penggambaran. Kemudian periksa satu
persatu peralatan, ada yang rusak atau tidak. Karena kualitas alat juga
mempengaruhi kualitas gambar. Selain
itu, faktor lain seperti kebersihan tempat dan diri si penggambar juga
berpengaruh.
Penggambaran dengan program komputer tidak serumit
menggambar manual. Dengan program komputer tidak perlu khawatir gambar menjadi
kotor. Sebelum melakukan penggambaran diprogram komputer, periksalah keadaan
komputer dan sambungan kabelnya. Setelah gambar selesai, simpan gambar. Namun
sebaiknya file gambar diperbanyak dan disimpan di flashdisk untuk antisipasi
hilang atau rusaknya file tersebut.
Gunakan
peralatan gambar dengan sebaik mungkin. Rawat dan simpan ditempat yang aman dan
bersih.







Cara Kerja Mesin Diesel Commonrail
BalasHapusMATERI GAMBAR TEKNIK BAB 1
MATERI GAMBAR TEKNIK BAB II PENGGUNAAN ALAT DAN STANDARISASI GAMBAR
MATERI GAMBAR TEKNIK KONSTRUKSI GEOMETRI
MODUL MATERI 1 GAMBAR TEKNIK UNTUK SMK
gambar teknik - proyeksi
:)
BalasHapus