16 Desember 2014

Selasa, Desember 16, 2014
2


BAB I
PENDAHULUAN
1.1      Latar  Belakang
Gambar merupakan sebuah alat untuk menyatakan maksud terutama bagi orang-orang teknik. Gambar teknik berfungsi sebagai (a) penyampaian informasi, (b) pengawetan dan penyimpanan, (c) penuangan gagasan dan pengembangan.  Standar gambar teknik merupakan suatu keseragaman yang telah disepakati bersama dengan tujuan untuk menghindari salah pengertian dalam komunikasi teknik.
Seorang arsitek profesional hendaknya memiliki peralatan kerja yang memadai. Hal tersebut bertujuan agar seorang arsitek menghasilkan karya berkualitas berupa produk perencanaan dan produk pengawasan. Peralatan yang dibutuhkan tersebut dapat dibagi atas beberapa kategori, antara lain meja gambar (drafting mechine) digunakan untuk menggambar perencanaan, komputer/laptop digunakan untuk menggambar perencanaan, scanner, pena gambar dan pensil mekanik. Masih ada beberapa peralatan lain yang juga menjadi bagian dari peralatan kerja arsitek meskipun tidak terlalu krusial seperti proyektor, alat dan bahan pembuatan maket yang dapat dipenuhi sewaktu-waktu. Bagi yang baru mulai bekerja sebagai arsitek akan bijaksana jika memilih item yang dianggap paling penting saja dari setiap kategori di atas sebagai contoh, peralatan gambar dapat dipilih komputer atau drafting mechine agar tidak memberatkan keuangan. Disamping peralatan kerja, masih membutuhkan dana operasional kerja untuk menggerakkan kegiatan survei, pembuatan identitas usaha (kartu nama dan personal profile) untuk menjamu calon klien.
Peralatan yang lengkap belum tentu dapat terampil menggambar, kalau tanpa latihan. Dengan peralatan sederhana pun, jika penggunaan peralatan gambar dilaksanakan dengan baik, konsekuen dan disiplin, akan membantu dalam keberhasilan menggambar.
Kemajuan teknologi memudahkan para arsitek untuk menggambar dan merencana. Saat ini komputer banyak digunakan untuk menggambar dengan software standar yang disebut Autocad. Dengan software ini, gambar dibuat lebih presisi karena kebutuhan gambar di lapangan (saat pelaksanaan pekerjaan) adalah gambar 2D. Namun, untuk kebutuhan presentasi kepada klien, biasanya arsitek menambahkan jenis software lain yang bisa mendukung gambar pemodelan 3D seperti 3dmax di komputernya. Selain itu, juga menggunakan software lain seperti, Microsoft Excel untuk menghitung rencana anggaran biaya, Corel Draw, Photoshop, Staad Pro.
1.2      Rumusan  Masalah
 a. Apa hakikat dari peralatan dan perlengkapan gambar ?
 b. Apa saja ragam peralatan dan perlengkapan gambar?
 c. Bagaimana cara penggunaan peralatan dan perlengkapan gambar dengan baik?
 d. Bagaimana cara merawat peralatan dan perlengkapan gambar?

1.3      Tujuan
 a. Untuk mengetahui hakikat dari peralatan dan perlengkapan gambar
 b. Untuk mengetahui ragam peralatan dan perlengkapan gambar
 c. Untuk mengetahui cara penggunaan peralatan dan perlengkapan gambar
dengan baik
 d. Untuk mengetahui cara merawat peralatan dan perlengkapan gambar










BAB II
PEMBAHASAN
Berdasarkan masalah yang telah dirumuskan pada bab I, pembahasan pada bab ini akan menguraikan tentang (1) hakikat peralatan dan perlengkapan gambar (2) ragam peralatan dan perlengkapan gambar (3) penggunaan peralatan dan perlengkapan gambar dengan baik (4) cara merawat peralatan dan perlengkapan gambar. Masalah-masalah tersebut akan dibahas sebagai berikut.
2.1      Hakikat Peralatan dan Perlengkapan Gambar
Peralatan dan perlengkapan gambar merupakan benda-benda yang digunakan untuk menggambar atau mendesain. Dalam dunia teknik sipil, peralatan dan perlengkapan gambar digunakan untuk menggambar, mendesain atau merencana bangunan. Setiap alat memiliki  fungsi masing-masing. Ada yang berfungsi untuk menggambar obyek sesuai yang diinginkan,  kemudian ada pula yang berfungsi sebagai alat bantu untuk meluruskan setiap garis-garis. Selain itu, juga ada yang berfungsi untuk membuat bidang diagonal seperti, lingkaran dan poligon. Karena ini peralatan dan perlengkapan gambar teknik, untuk membuat hurufpun ada alatnya sendiri. Pada era saat ini menggambar tidak hanya dengan manual. Namun pesatnya kemajuan teknologi menggambar bisa diganti dengan alat yang modern dan praktis, yaitu dengan komputer menggunakan software Autocad. Alat manual seperti, pensil, penggaris, penghapus, jangka, busur yang hanya bisa untuk tampilan obyek 2 dimensi dikertas dan rawan kotor. Sedangkan Autocad memiliki fasilitas lengkap, fleksibel dan lebih presisi, serta bebas dari kotor akibat terkena keringat.
2.2      Ragam Peralatan dan Perlengkapan Gambar
            Menurut Suparno dalam bukunya yang berjudul Teknik Bahan Bangunan (2008) mengemukakan bahwa ragam peralatan gambar terdiri komputer, sedangkan ragam perlengkapan gambar hanya menggunakan perlengkapan gambar manual, ketiga ragam tersebut akan dicantumkan sebagai berikut :
Yang termasuk peralatan gambar manual antara lain:
1. pensil gambar
a) Berdasarkan  bentuk, pensil gambar dibagi menjadi 2, antara lain:
1. pensil batang
2. pensil mekanik
b) Berdasarkan kekerasan pensil gambar dibagi menjadi3,yaitu
1. pensil lunak
2. pensil sedang          
3. pensil keras
2. jangka
Berdasarkan penggunaannya, jangka dibagi atas:
a) Jangka besar
b)Jangka menengah
c) Jangka kecil
3. Rapido
4  Penggaris
Penggaris dibagi 2, antara lain:
a) penggaris T
b) penggaris segitiga
5. Mal
Macam-macam mal antara lain:
a) Mal Huruf
b) Mal Lengkung
c) Mal Bentuk
6. Busur derajat
7. Penghapus
8. Pen tarik
9. Mesin gambar
Peralatan gambar dalam komputer, antara lain
a) AutoCAD
b) Staad Pro
c) Corel Draw
d) 3D Max
e) Photoshop
f) Paint

A.       Peralatan dan Perlengkapan Gambar Manual
Menurut Suparno dalam bukunya yang berjudul Teknik Bahan Bangunan (2008) mengemukakan bahwa peralatan gambar sekurang-kurangnya terdiri atas (a) pensil, (b) jangka, (c) rapido, (d) penggaris, (e) mal, (f) busur derajat, (g) penghapus (h) pen tarik, (i) mesin gambar, kesepuluh peralatan gambar tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.   Pensil Gambar
Pensil adalah alat gambar yang paling banyak dipakai untuk latihan mengambar atau menggambar gambar teknik dasar, pensil gambar dapat dibedakan berdasarkan (a) bentuknya dan  (b) kekerasannya, kedua kategori pensil tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Pensil Gambar Berdasarkan Bentuk
1)  Pensil Batang
Pada pensil ini, antara isi dan batangnya menyatu. Untuk menggunakan pensil ini harus diraut terlebih dahulu. Habisnya isi pensil bersamaan dengan habisnya batang pensil.

2)  Pensil mekanik
Pensil mekanik, antara batang dan isi pensil terpisah. Jika isi pensil habis dapat diisi ulang. Batang pensil tetap tidak bisa habis. Pensil mekanik memiliki ukuran berdasarkan diameter mata pensil, misalnya 0,3 mm, 0,5 mm, dan 1,0 mm.

Gambar Pensil mekanik

b) Pensil Gambar Berdasarkan Kekerasan
Berdasarkan kekerasannya pensil gambar dibagi menjadi pensil keras, sedang, dan lunak.
Tabel. Pensil Berdasarkan Kekerasannya
Untuk mendapatkan garis dengan ketebalan yang merata dari ujung ke ujung, maka kedudukan pensil sewaktu menarik garis harus dimiringkan 60° dan selama menarik garis, pensil sambil diputar dengan telunjuk dan ibu jari.
2. Jangka
Jangka merupakan peralatan yang sangat dibutuhkan oleh juru gambar. Jangka yang digunakan sebaiknya dapat diganti-ganti dan dapat dipanjangkan untuk menjangka dengan pensil, rapidograph, atau drawing pen. Konstruksi dari jangka pada dasarnya terdiri dari beberapa bagian yang disambungkan satu sama lain dengan engsel. Konstruksi jangka dapat dilihat dari gambar di samping ini.   Dari konstruksi jangka di atas, bagian kepala jangka harus dikarter supaya pada saat jangka diputar tidak sukar dan licin. Bagian dari
kaki jangka harus terjepit tetapi tetap  masih bisa digerakkan. Jarum jangka yang
terletak pada bagian ujung jangka mempunyai dua ujung yang tajam. Dimana
pada bagian ujung yang satu mempunyai titik yang kecil dan dada. Untuk
mencegah kerusakan kertas gambar pada saat membuat lingkaran,maka sebaiknya
menggunakan ujung jangka yang kecil. Jangka digunakan untuk membuat
lingkaran atau busur lingkaran.
Berdasarkan penggunaannya jangka terdiri atas (a) jangka besar, (b) jangka
menengah, dan (c) jangka kecil, ketiga kategori tersebut dapat dijelaskan sebagai
berikut:
a) Jangka besar, digunakan untuk menggambar lingkaran dengan diameter 100 mm sampai 200 mm
b) Jangka menengah, digunakan untuk menggambar lingkaran dengandiameter 20 mm sampai 100 mm
c) Jangka kecil, digunakan untuk menggambar lingkaran dengan diameter 5 mm sampai 30 mm. Untuk membuat lingkaran dengan diameter 500 mm dapat digunakan penyambung atau jangka batang. Sedangkan untuk membuat lingkaran dengan jari-jari yang kecil dapat digunakan jangka orleon dan jangka pegas. Pada jangka orleon, besar kecilnya lingkaran yang akan dibuat dapatdiatur dengan menyetel sekrup setelan. Jangka orleon pada dasarnya terdiri dari sebuah jarum dan salah satu kaki yang dapat diputar.
 




3. Kertas Gambar
Kertas gambar dapat dibedakan berdasarkan (a) jenis kertas, dan (b) ukuran kertas, kedua kategori kertas gambar tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:


a) Jenis Kertas
Berdasarkan jenis kertasnya, kertas gambar yang dapat digunakan untuk menggambar teknik adalah:
1) Kertas Padalarang
2) Kertas manila
3) Kertas Strimin
4) Kertas roti
e) Kertas Kalkir
b) Ukuran Kertas
Ukuran gambar teknik sudah ditentukan berdasarkan standar. Ukuran pokok kertas gambar adalah A0.
Ukuran A0 adalah 1 m2 dengan perbandingan 2 : 1 untuk panjang : lebar.
Ukuran A1 diperoleh dengan membagi dua ukuran panjang A0.
Ukuran A2 diperoleh dengan membagi dua ukuran panjang A1, demikian seterusnya.

Tabel Kertas Gambar Berdasarkan Ukuran
Seri
Ukuran Kertas
Ukuran Garis Tepi
Kiri
Kanan
A0
1.189 x 841
20
10
A1
841 x 594
20
10
A2
594 x 420
20
10
A3
420 x 297
20
20
A4
297 x 210
15
5
A5
210 x 148
15
5


4. Rapido
Rapido mempunyai ukuran yang bermacam-macam mulai dari 0,1 mm sampai dengan 2 mm, hati-hati menggunakan rapido karena jika terjatuh maka akan mengakibatkan mata rapido patah.
clip_image004
                                                                        
5. Penggaris
Penggaris dapat dibedakan berdasarkan bentuknya, kategori penggaris tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
Gambar Penggaris T dan sepasang penggaris segitiga
a) Penggaris-T
Penggaris T terdiri dari dua bagian, bagian mistar panjang dan bagian kepala berupa mistar pendek tanpa ukuran yang bertemu membentuk sudut 90°.
b) Penggaris Segitiga
Penggaris segitiga terdiri dari satu penggaris segitiga bersudut 45°, 90°, 45° dan satu buah penggaris bersudut 30°, 90° dan 60°. Sepasang penggaris segitiga ini digunakan untuk membuat garis-garis sejajar, sudut-sudut istimewa, dan garis yang saling tegak lurus.
6. Mal
Mal terdiri atas (a) mal huruf, (b) mal bentuk dan (c) mal huruf, ketiga macam tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Mal Huruf
            Sablon huruf dan angka adalah sebuah alat gambar yang digunakan untuk menggambar huruf dan angka, agar diperoleh tulisan yang rapi dan seragam dan mengikuti standar ISO.
b) Mal Lengkung
Mal lengkung digunakan untuk membuat garis lengkung yang tidak dapat dibuat dengan jangka. Dalam satu set mal lengkung ada 3 jenis mal.

c) Mal Bentuk
Untuk membuat gambar geometri dan simbol-simbol tertentu dengan cepat digunakan mal bentuk.

Gambar Mal bentuk geometri
7. Busur derajat
Busur derajat adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur dan membagi sudut.
clip_image014

8. Penghapus dan pelindung penghapus
Peghapus dapat dibedakan berdasarkan strutuknya, yaitu penghapus lunak dan penghapus keras. Penghapus lunak untuk menghapus gambar dari pensil dan penghapus keras untuk menghapus gambar dari tinta. Agar gambar yang akan dihapus tepat dan tidak menghilangkan gambar yang lain, maka digunakan plat pelindung penghapus.
9. Meja gambar
Meja gambar adalah meja yang digunakan sebagai alas menggambar. Meja gambar terdiri dari rangka meja gambar dan daun meja gambar. Tidak seperti meja biasa, meja gambar dapat diubah-ubah ketinggian dan kemiringan daun mejanya. Bahan daun meja ada bermacam-macam, yaitu daun meja dari papan nonmagnetik, papan berlapis magnet, dan kaca rayben.


Gambar Meja gambar


10. Mesin gambar
Mesin gambar adalah mesin manual yang digunakan untuk memudahkan menggambar. Mesin gambar dapat menggantikan beberapa fungsi alat gambar lainnya seperti busur derajat, sepasang penggaris segitiga, dan mistar-T. Berdasarkan bentuknya ada dua jenis mesin gambar, yaitu mesin gambar rol dan mesin gambar lengan.

Mesin gambar lengan
 





Gambar  Mesin gambar rol
B.        Peralatan dan Perlengkapan Gambar dengan Komputer
Menurut Sivan dalam bukunya yang berjudul Teknik Sipil (2012) mengemukakan bahwa peralatan gambar dengan komputer sekurang-kurangnya terdiri atas (a) autocad, (b) Staad Pro, (c) Corel Draw, (d) 3D Max,
(e) Photoshop, dan (f) Paint, keenam peralatan gambar tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Autocad
 AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia.
 





2. 3D Max
3D Studio Max (kadangkala disebut 3ds Max atau hanya MAX) adalah sebuah perangkat lunak grafik vektor 3-dimensi dan animasi, ditulis oleh Autodesk Media & Entertainment (dulunya dikenal sebagai Discreet and Kinetix. Perangkat lunak ini dikembangkan dari pendahulunya 3D Studio fo DOS, tetapi untuk platform Win32. Kinetix kemudian bergabung dengan akuisisi terakhir Autodesk, Discreet Logic. Versi terbaru 3Ds Max pada Juli 2005 adalah 7. 3Ds Max Autodesk 8 diperkirakan akan tersedia pada akhir tahun. Hal ini telah diumumkan oleh Discreet di Siggraph 2005.
 





3. Staad Pro
STAAD (Structural Analysis And Design) merupakan sebuah sofware yang diperuntukkan untuk melakukan analisis dan desain struktur dengan cepat dan akurat. Dengan STAAD 2004, anda dapat memodel struktur dengan lebih mudah serta melihat hasil analisis dan desain dengan lebih baik. Salah satu keunggulan dari STAAD PRO adalah kemampuannya untuk mendesain dan mengoptimasi profil baja. Selain itu, software ini juga mampu mendesain dan menampilkan penempatan tulangan pada suatu elemen struktur beton.


4. Photoshop
Photoshop adalah software yang digunakan untuk memodifikasi gambar atau foto secara profesional baik meliputi modifikasi obyek yang sederhana maupun yang sulit sekalipun. Photoshop merupakan salah satu software yang berguna untuk mengolah gambar berbasis bitmap, yang mempunyai tool dan efek yang lengkap sehingga dapat menghasilkan gambar atau foto yang berkwalitas tinggi (jika ingin lebih jauh mengetahui tentang gambar berbasis bitmap silakan download dokumennya disini).

          Kelengkapan fitur yang ada di dalam Photoshop inilah yang akhirnya membuat software ini banyak digunakan oleh desainer grafis profesional. Dan mungkin juga sampai saat ini masih belum ada software desain grafis lain yang bisa menyamai kelengkapan fitur dalam Photoshop.

   

5. Corel Draw
Corel Draw adalah sebuah program komputer yang melakukan editing pada garis vektor. Program ini dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan software yang berkantor pusat di Ottawa, Kanada. Corel draw memiliki kegunaan untuk mengolah gambar, oleh karena itu banyak digunakan pada pekerjaan dalam bidang publikasi atau percetakan ataupun pekerjaan di bidang lain yang membutuhkan proses visualisasi.
  
6. Paint
Paint merupakan fasilitas pengolahan gambar yang tersedia pada grup accessories windows, paint menyediakan sarana menggambar, seperti membuat garis lurus, melengkung, lingkaran, lingkaran, memberi warna, dan pengeditan teks, serta proses pencetakannya, paint sebagai paintbrush adalah program grapich painting sederhana yang terintegrasi dengan hamper seluruh versi Microsoft Windows, program ini dapat membuka dan menyimpan gambar dalam berbagai format, yaitu BMP, JPEG, GIF, PNG, dan TIFF.
2.3       Penggunaan Peralatan dan Perlengkapan Gambar dengan Baik
Menurut Suparno dalam bukunya yang berjudul Teknik Bahan Bangunan (2008) mengemukakan bahwa kegunaan peralatan dan perlengkapan dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Pensil Gambar
1. Untuk menarik garis yang panjang dengan tebal yang sama ( konstan) sebaiknya pensil dibuat pipih ( baji), jadi jangan runcing/konis
2. Supaya hasil dari garis yang dibuat dengan pensil tersebut baik, maka pensil terhadap mistar harus mempunyai sudut 90 derajat, sedang kecondongan dari arah gerakannya bersudut antara 80-90 derajat.

b. Pena Tarik

1. Kedudukan waktu menggaris tegak lurus keatas gambar.

2. Tinta harus didisi secukupnya, bila terlalu banyak/ sedikit akan menghasilkan garis yang tidak merata tebalnya.

3. Pengisian tinta pada ujungnya tidak boleh sampai menempel dibagian luar, sehingga tinta akan menempel pada mistar gambar yang akan menyebabkan turun ke kertas gambar.

4. Bila sudah diisi tinta secukupnya , harus secepatknya digunakan, bila tidak digunakan untuk waktu lama akan mongering dan harus dibersihkan lagi.

c. Jangka

1. Dengan alat penyambung ( memperpanjang kaki jangka) dapat dihasilkan lingkaran dengan jari-jari 250 mm. Jika diinginkan lingkaran dengan jari-jari yang lebih besar maka dipakai jangka batang.

2. Dalam menggunakan jangka harus diusahakan agar supaya kedua kakinya tegak lurus pada kertas gambar dan tahanlah dengan tekanan dan putaran yang konstan untuk dapat menghasilkan tebal garis yang sama

d. Penggaris/ mistar gambar

1. menekankan landasannya pada tepi kiri papan gambar dan menggesernya ke atas dan ke bawah.

2. Untuk menarik garis dengan pensil/ tinta dipakai permukaan penggaris yang condong bukan yang tebal

3. Untuk memeriksa kelurusan dari penggaris ini diperlukan penggaris T yang sudah diperiksa kelurusannya, kemudian permukaan yang dipakai untuk menggaris dari kedua penggaris T itu dipertemukaan di atas papan gambar, bila berimpit betul-betul dan tidak ada yang renggang berarti T itu lurus.

e. Segitiga Siku-Siku

Untuk menarik garis lurus menggunakan segitiga siku-siku agar garisnya dapat lurus, maka gunakan kedua garis tersebut, satu penggaris digunakan untuk menggaris dan penggaris yang lainnya digunakan sebagai tatakan.

f. Kertas Gambar

Untuk gambar tata letak ( perencanaan awal) biasanya dipakai kertas gambar putih yang permukaannya tidak berbulu atau kasar dan menggunakan pinsil. Sedangkan untuk gambar kerja yang biasanya dibutuhkan lebih dari satu untuk diperbanyak biasanya menggunakan kertas kalkir.

g. Meja Gambar

Supaya mudah untuk menggambar, sebaiknya permukaan meja gambar halus dan ditata miring, tinggi meja gambar sejajar dengan dada kita, agar nyaman digunakan

2.4       Cara merawat peralatan dan perlengkapan gambar
Menurut seoparno dalam bukunya yang berjudul Teknik Bahan Bangunan (2008)  mengemukakan bahwa cara merawat peralatan dan perlengkapan gambar
 dapat dijelaskan sebagai berikut:

            a. Meja Gambar
1) Papan meja gambar selalu dalam keadaan bersih
2) Kemiringan papan meja gambar tidak terlau curam
3) Mesin gambar dalam keadaan terkunci, sebelum dan sesudah menggabar
4) Posisi meja gambar selalu sejajar kedepan/belakang dan  samping kanan/kiri
b. Pensil
1) Pensil selalu dalam keadan runcing
2) Memiliki tempat  pensil, supaya pensil tidak udah patah
3) Pensil yang tidak di pakai, simpan di tempatnya sewaktu melaksanakan  
    kegiatan
4) Untuk meruncingkan pensil pakai cutter/ampelas, jauh dari kertas gambar yang sedang dipakai
c. Penghapus
1) Penghapus selalu dalam keadaan bersih
2) Penghapus tidak dipotong-potong, supaya terpakai lama
3) Setelah dipakai simpan ditematnya kembali
d. Jangka
1) Jangka harus memiliki tempat khusus
2) Hati-hati dengan jarum jangka, agar tidak mudah patah
3) Hati-hati dalam mengganti mata pinsil untuk jangka,                            
    Supaya pengunci mata jangkanya tidak mudah rusak.
4) Hati-hati memperbesar/memperkecil kaki jangka untuk 
          mengatur diameter lingkran, supaya tidak mudah   
          longgar mur baudnya
e. Pen Tarik
Alat ini digunakan untuk menarik garis dengan memakai tinta cina (bak).
1)  Ujung trek pen dapat diatur dengan sekrup, hati-hati  
supaya tidak mudah slek skrupnya.
2)  Kedudukan trek pen pada waktu menarik garis, hati-hati  
agar tidak tumpah tintanya.
3)  sebaiknya miring sebesar 60° ke arah tarikan garis.
4)  Pengisian tinta pada trek pen sebaiknya jangan melebihi 
            7 mm, agar tidak meluber
f. Sablon/mal
1) Setelah dipakai mal dibersihkan kembai
2) Disimpan di tempatnya supaya tidak mudah patah
3) Memaikai sablon hurup dan angka harus sesuai dengan mata rapido yang digunakan
4) Untuk penggunaan mal lengkung yang tidak teratur diharapkan menggunakan tiga titik pedoman agar hasil lengkungannya sesuai dengan yang dimaksud.
g. Mistar Segitiga
Mistar segitiga digunakan untuk menarik garis tegak/ miring atau pun sejajar, perhatian supaya tidak bergerigi sisi mistarnya . Bahan yang digunakan kebanyakan mika transparan, jaga agar mistar tidak mudah patah. Biasanya digunakan sepasang segitiga yaitu segitiga sudut 45°–45° dan segitiga sudut 60°–30°, pilih mistar yang sudut kemiringannya akurat/baik.
h. Rapido
Rapido mempunyai ukuran yang bermacam-macam mulai dari 0,1 mm sampai dengan 2 mm, hati-hati rapido jangan terjatuh karena akan mengakibatkan mata rapido atas.
Bersihkan rapido apabila tidak dipakai dalam jangka waktu yang lama supaya tinta tidak mengering dan mata rapido tidak macet.
i. Cutter
Cutter mempunyai  2 ukuran, yang besar dan yang kecil.
Cutter digunakan untuk meruncingkan pensil dan untuk memotong kertas.
Hati-hati menggunakan cutter agar tidak dipaki sembarangan, supaya tidak melukai diri sendiri ataupun teman.

j. Pita Perekat
Pita perekat atau disebut juga cellulose tape, biasa dipakai untuk menempel kertas gambar pada papan gambar, hati-hati melepaskan pita perekat karena akan menyebabkan gambar sobek atau permukaan kertas menempel pada pita perekat.

k. Mesin Gambar
Mesin gambar diperlukan perawatan yang baik, karena harganya yang mahal dan suku cadangnya sukar didapat, sehingga perlu kehati-hatian dalam menggunakannya.

l. Teken Haak
Teken haak digunakan juga untuk menarik garis lurus dalam jarak yang panjang. Teken haak biasanya terbuat dari kayu atau mika. Simpan dengan baik supanya teken haak terjaga keakuratan sudut 90°nya. Waktu menggunakan teken haak, bagian kepala dari teken haak harus dirapatkan pada sisi meja gambar yang dipegang dengan tangan kiri. Tetapi bagi yang kidal harus mencari alternatif lain yaitu mencari mistar gambar khusus.










BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Peralatan merupakan alat-alat yang digunakan dalam proses pengganmbaran seperti pensil, rapido, kertas, mistar, penghapus, mal/sablon, pita perekat, meja gambar, mesin gambar, komputer. Perlengkapan meliputi skala, ukuran, simbol-simbol, yang sifatnya melengkapi gambar.
Peralatan gambar dibagi menjadi dua, yaitu manual dan dengan program komputer. Peralatan gambar manual diantaranya yang telah disebutkan diatas. Sedangkan peralatan gambar dengan program komputer antara lain, Autocad, Staad Pro, 3D Max, Corel Draw, Photoshop, dan Paint.
Cara menggunakan peralatan tersebut berbeda-beda, karena masing-masing memiliki fungsi yang berbeda pula. Keterampilan mempengaruhi cara penggunaan peralatan dengan baik dan benar. Berlatih dengan rajin dan sungguh-sungguh untuk membiasakan diri dalam menggunakan peralatan tersebut. Ketelitian dan keuletan juga mempengaruhi keterampilan atau kemampuan dalam menggunakannya.
Menjaga keutuhan dan kebersihan peralatan gambar harus diperhatikan agar peralatan gambar tidak rusak atau bahkan hilang. Karena diantara peralatan tersebut ada yang harganya tidak murah. Sekali beli dipakai untuk seterusnya, kecuali alat yang bisa habis dalam waktu tertentu, seperti pensil raut.

3.2 Saran
Sebelum melakukan penggambaran manual, siapkan dahulu peralatan yang dibutuhkan dalam tujuan penggambaran. Kemudian periksa satu persatu peralatan, ada yang rusak atau tidak. Karena kualitas alat juga mempengaruhi kualitas gambar.  Selain itu, faktor lain seperti kebersihan tempat dan diri si penggambar juga berpengaruh.
Penggambaran dengan program komputer tidak serumit menggambar manual. Dengan program komputer tidak perlu khawatir gambar menjadi kotor. Sebelum melakukan penggambaran diprogram komputer, periksalah keadaan komputer dan sambungan kabelnya. Setelah gambar selesai, simpan gambar. Namun sebaiknya file gambar diperbanyak dan disimpan di flashdisk untuk antisipasi hilang atau rusaknya file tersebut.
Gunakan peralatan gambar dengan sebaik mungkin. Rawat dan simpan ditempat yang aman dan bersih.



2 komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.